Archive

Posts Tagged ‘isotope’

Isotop alam dalam siklus air (3): isotop radioaktif

August 12, 2009 2 comments

Sebagaimana kita ketahui bahwa semua unsur kimia memiliki isotop, baik itu isotop stabil maupun radioaktif (tidak stabil). Isotop radioaktif akan berusaha untuk menjadi lebih stabil dengan cara meluruh menjadi inti lain. Proses peluruhan tersebut dapat berlangsung dengan berbagai cara antara lain: Read more…

Categories: geochemistry Tags: ,

Melacak jejak teroris dengan sehelai rambut

July 17, 2009 3 comments

Lagi-lagi bom. Jakarta diguncang bom lagi… L Tanggal 17 Juli 2009 sekitar pukul 07.45 hotel JW Marriott Jakarta diguncang bom. Tak lama berselang giliran hotel Ritz-Carlton yang diguncang bom. Sampai saat tulisan ini dibuat, korban tewas mencapai 9 orang dan luka berat 52 orang. Turut berduka cita atas musibah ini.

Terlepas dari kelompok mana pelaku kejahatan ini maupun apa motif yang melatarbelakanginya, saya ingin sedikit mengupas kemajuan iptek yang berkaitan dengan pelacakan jejak teroris. Kita sudah mengetahui bahwa sehelai rambut, atau anggota tubuh lainnya dapat digunakan untuk melacak identitas sang pemiliknya dengan tes DNA. Tapi dengan teknik isotop – meskipun masih dalam tahap awal penelitian – dimungkinkan untuk melacak jejak sang pemilik rambut selama beberapa bulan terakhir. Berikut tulisannya… Read more…

Categories: geochemistry Tags: ,

Isotop alam dalam siklus air

January 29, 2009 3 comments

Isotop alam O-18 dan deuterium (H-2 atau D) merupakan salah satu jenis isotop dari atom oksigen dan hidrogen yang bersifat stabil (tidak radioaktif) berada di bumi sejak 5 milyar tahun yang lalu atau seusia dengan umur bumi. Seperti diketahui bahwa unsur oksigen (O) dan hidrogen (H) memiliki 3 (tiga) macam isotop masing-masing O-16, O-17 dan O-18 sedangkan untuk hidrogen masing-masing H-1, H-2 (D), H-3. Read more…

Categories: geochemistry Tags: ,

Aplikasi metode isotop dan geokimia dalam panasbumi

October 9, 2008 1 comment

Metode isotop dan geokimia memiliki peran penting dalam eksplorasi dan eksploitasi energi panasbumi serta pengembangannya. Metode geokimia menyediakan berbagai informasi penting antara lain sifat kimia fluida reservoir, temperatur reservoir, rasio uap – air (fraksi uap) dalam reservoir, kesetimbangan mineral serta potensi korosi dan scaling. Pada lapangan panasbumi yang telah beroperasi, monitoring geokimia merupakan metode yang sangat penting untuk memantau respon reservoir terhadap produksi.

Read more…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.